Jadwal Perempat Final Liga Champions: Menunggu Comeback-Comeback Ajaib?

April 14th, 2026 by PBN-daunhoki

Perempat final Liga Champions musim ini memasuki titik paling krusial. Seluruh laga leg pertama menghasilkan pemenang, membuat empat duel tersisa berada dalam situasi terbuka jelang leg kedua.

Beberapa tim kini berada di ambang eliminasi dan dipaksa mengejar defisit, sementara yang lain harus menjaga keunggulan tipis di tengah tekanan besar. Sejarah, momentum, dan mentalitas diprediksi akan menjadi faktor penentu.

Liverpool dan Barcelona menghadapi tantangan terbesar untuk membalikkan situasi, sementara Arsenal dan Bayern Munchen juga tidak sepenuhnya aman meski situasinya berbeda. Pekan ini akan menentukan siapa yang melangkah ke semifinal.

Liverpool vs PSG: Mencari Keajaiban Eropa Lainnya

Liverpool menghadapi tugas berat saat menjamu PSG di leg kedua. Kekalahan 0-2 di Paris membuat tim asuhan Arne Slot harus membalikkan keadaan jika ingin bertahan di kompetisi ini.

Penampilan di leg pertama menunjukkan masalah serius. Liverpool kesulitan menciptakan peluang bersih, dan itu menjadi pekerjaan rumah besar menjelang duel penentuan.

Secara historis, situasi ini tidak berpihak pada mereka. Liverpool kalah dalam sembilan dari 10 kesempatan sebelumnya ketika tertinggal dua gol di leg pertama kompetisi Eropa.

Namun, sejarah juga menyimpan secercah harapan. Mereka pernah menciptakan comeback ikonik saat membalikkan defisit tiga gol melawan Barcelona pada 2019, menang 4-0 di Anfield dan lolos dengan agregat 4-3.

Di sisi lain, PSG juga bukan tanpa trauma. Klub asal Prancis itu pernah kehilangan keunggulan 4-0 melawan Barcelona pada 2017 dan tersingkir secara dramatis.

Kemenangan 2-0 atas Fulham di liga domestik setidaknya mengakhiri tren negatif Liverpool. Namun, pertanyaannya adalah apakah itu cukup untuk memicu malam magis lain di Eropa.

Arsenal vs Sporting: Performa Domestik Jadi Ancaman

Arsenal membawa keunggulan tipis ke leg kedua setelah gol telat Kai Havertz di Portugal. Hasil itu memperpanjang catatan impresif mereka di Liga Champions musim ini.

Tim asuhan Mikel Arteta telah memenangkan 10 dari 11 pertandingan di kompetisi ini, menunjukkan konsistensi yang kontras dengan performa domestik mereka.

Rekor pertemuan juga mendukung Arsenal. Mereka tidak terkalahkan dalam enam pertemuan melawan Sporting dalam waktu normal.

Meski begitu, masalah muncul dari performa terbaru. Arsenal kalah tiga kali dalam empat pertandingan terakhir di semua kompetisi, termasuk kekalahan dari Bournemouth di Emirates.

Hasil tersebut tidak hanya merusak peluang juara domestik, tetapi juga memunculkan keraguan soal kemampuan mereka menghadapi tekanan. Sporting bisa memanfaatkan situasi ini, terutama setelah melihat celah yang mulai terbuka.

Atletico vs Barcelona: Ujian Sejarah di Metropolitano

Barcelona menghadapi misi paling sulit di antara semua tim. Kekalahan 0-2 di kandang sendiri dari Atletico Madrid membuat mereka harus mengejar defisit di leg kedua.

Situasi semakin rumit karena kartu merah Pau Cubarsi di leg pertama, yang berdampak pada kekuatan lini belakang tim asuhan Hansi Flick.

Secara historis, Barcelona belum pernah membalikkan defisit dua gol setelah kalah di kandang pada fase gugur Liga Champions. Catatan ini menjadi beban tersendiri.

Meski begitu, ada sedikit optimisme dari rekor tandang mereka di Metropolitano. Barcelona memenangkan lima dari enam kunjungan terakhir ke stadion tersebut.

Namun, mereka juga pernah mengalami kekalahan telak 0-4 di venue yang sama dalam kompetisi lain. Itu menjadi pengingat nyata betapa berbahayanya Atletico Madrid saat bermain di kandang.

Bayern vs Madrid: Los Blancos Jadi Underdog

Real Madrid datang ke leg kedua dengan status tidak diunggulkan. Kekalahan 1-2 dari Bayern Munich di Santiago Bernabeu membuat posisi mereka tidak ideal.

Meski begitu, sejarah Liga Champions mengajarkan bahwa Madrid tidak bisa pernah benar-benar disingkirkan. Banyak keberhasilan mereka datang saat tidak difavoritkan.

Catatan tandang juga memberi harapan. Madrid memenangkan tiga dari empat kunjungan terakhir ke Allianz Arena, sebuah statistik yang bisa meningkatkan kepercayaan diri.

Meski begitu, tantangan kali ini berbeda. Bayern Munich tampil sebagai salah satu tim paling solid di Eropa musim ini dan menunjukkan kualitasnya di leg pertama.

Pertanyaannya kini bukan hanya soal sejarah atau mentalitas, tetapi apakah Real Madrid mampu menahan laju tim yang sedang berada di puncak performa.

Jadwal Liga Champions

Perempat Final Leg 2

Rabu, 15 April 2026

02.00 WIB Atletico madrid vs Barcelona
02.00 WIB Liverpool vs PSG

Kamis, 16 April 2026

02.00 WIB Bayern Munchen vs Real Madrid
02.00 WIB Arsenal vs Sporting

Tags: , , , ,

Hasil Man United vs Leeds: 10 Pemain Setan Merah Tumbang di Tangan Rival Lama!

April 14th, 2026 by PBN-daunhoki

Manchester United menelan kekalahan di pekan ke-32 Premier League 2025/2026. Menjamu Leeds United di Old Trafford, Setan Merah tumbang dengan skor 1-2.

Leeds United unggul terlebih dahulu di laga ini berkat sepasang gol Noah Okafor di babak pertama. Sementara MU hanya bisa memperkecil kedudukan berkat gol Casemiro di babak kedua.

Berkat kemenangan ini, Leeds United menjauh dari zona degradasi dan duduk di peringkat ke-15 dengan raihan 36 poin. Sementara kekalahan ini membuat MU tertahan di peringkat ketiga dengan raihan 55 poin.

Simak jalannya babak pertama

Babak Pertama

Berstatus sebagai tim tamu, Leeds langsung tampil menekan. Baru satu menit laga berjalan, The Whites nyaris mencetak gol setelah Calvert-Lewin melepaskan tembakan memanfaatkan umpan tarik Gudmundson, namun bola berhasil dihentikan oleh Lammens.

Saat laga memasuki menit kelima, tim tamu sukses membuka keunggulan. Berawal dari Leny Yoro yang gagal menghalau umpan silang Leeds, bola jatuh ke kaki Noah Okafor dan sang striker tanpa kesulitan menceploskan bola ke gawang MU. Tim tamu unggul 0-1 atas tuna rumah.

Usai gol tersebut, Manchester United mencoba untuk mengontrol jalannya pertandingan. Namun mereka gagal membuat peluang yang berbahaya ke gawang Leeds karena lini tengah dan lini serang mereka tidak terkoneksi yang baik.

Di sisi lain, Leeds tampil berbahaya setiap kali mereka menyerang pertahanan tuan rumah. Di menit ke-30, gawang tuan rumah kembali bergetar. Memanfaatkan kemelut di depan gawang MU, Okafor lagi-lagi melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, di mana bola mengenai Leny Yoro dan masuk ke gawang MU. Leeds unggul 0-2 atas Setan Merah.

Leeds semakin percaya diri dalam menyerang. Di akhir babak pertama, Ao Tanaka nyaris membuat The Whites unggul 0-3 andai tembakannya tidak dihalau Lisandro Martinez di mulut gawang MU. Babak pertama berakhir dengan skor 0-2 untuk keunggulan tim tamu.

Simak jalannya babak kedua di bawah ini.

Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Michael Carrick tidak membuat satu-pun pergantian. Setan Merah langsung tampil menekan sejak awal babak kedua.

Setan Merah nyaris memperkecil kedudukan melalui tendangan Benjamin Sesko yang dihalau oleh bek Leeds di mulut gawang.

Perjuangan Setan Merah semakin berat, karena di menit ke-55 MU harus bermain dengan 10 pemain. VAR menyatakan Lisandro Martinez menarik rambut Dominic Calvert-Lewin dan ia mendapatkan kartu merah atas pelanggarannya itu.

Meski bermain dengan 10 pemain, Manchester United tidak menyerah begitu saja. Mereka justru tampil lebih menekan dan usaha mereka itu membuahkan hasil. Di menit ke-68, umpan silang Bruno Fernandes berhasil ditanduk dengan sempurna oleh Casemiro menjadi gol. Skor berubah menjadi 1-2 masih untuk keunggulan tim tamu.

Usai gol Casemiro, Leeds mencoba untuk menurunkan tempo pertandingan. Mereka mulai mengontrol penguasaan bola dan tidak buru-buru menyerang MU. Bahkan di menit ke-77, The Whites mengancam melalui sundulan Calvert-Lewin yang bisa dihentikan Lammens di mulut gawang MU.

MU nyaris menyamakan kedudukan di menit ke-84 andai sundulan Benjamin Sesko tidak ditepis Darlow.

Di sisa babak kedua, MU terus menekan untuk mencetak gol penyama kedudukan. Namun hingga tambahan waktu berakhir, skor 1-2 bertahan untuk kemenangan tim tamu.

Susunan Pemain Kedua Tim

Manchester United (4-2-3-1): Lammens; Shaw, Martinez, Yoro, Mazraoui; Ugarte, Casemiro; Cunha, Fernandes, Amad; Sesko

Pelatih: Michael Carrick

Leeds United (3-4-2-1): Darlow; Struijk, Bijol, Justin; Gudmundson, Tanaka, Ampadu, Bogie; Okafor, Aaronson; Calvert-Lewin

Pelatih: Daniel Farke

Statistik Pertandingan

Manchester United – Leeds United
Goals: 1-2
Total Shots: 16-15
Shots on Target: 7-5
Posession: 52%-48%
Fouls: 12-15
Offsides: 1-0

Tags: , , ,

Hasil Como vs Inter: Comeback Spektakuler Bikin Nerazzurri Semakin Dekat Menuju Scudetto

April 13th, 2026 by PBN-daunhoki

Inter Milan memperlihatkan karakter juara saat sukses melakukan remontada luar biasa untuk menundukkan Como dengan skor tipis 4-3 dalam lanjutan Serie A, Senin (13/4/2026) dini hari WIB.

Tambahan tiga poin ini membuat Nerazzurri makin kokoh di puncak klasemen dengan jarak sembilan angka dari para pesaingnya.

Kemenangan ini menjadi bukti peningkatan performa Inter bersama Cristian Chivu. Mereka kini semakin dekat dengan target meraih Scudetto ke-21, didukung rekor impresif dengan 10 kemenangan dari 12 laga tandang terakhir.

Sementara itu, Como harus menerima kenyataan pahit karena rangkaian delapan laga tanpa kekalahan mereka di semua ajang terhenti. Hasil ini juga menghambat langkah tim asuhan Cesc Fàbregas dalam upaya menembus zona empat besar klasemen.

Babak Pertama Como vs Inter

Tampil di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Inter mengusung target penuh setelah pesaing terdekat mereka, Napoli, hanya bermain imbang. Namun, Como justru menggebrak sejak menit awal dan beberapa kali mengancam melalui Anastasios Douvikas serta Álex Valle, walau masih mampu diantisipasi barisan pertahanan tim tamu.

Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-36 lewat aksi Valle. Bek asal Spanyol tersebut mencatatkan gol senior pertamanya setelah memanfaatkan bola rebound dari penyelamatan Yann Sommer. Tak lama berselang, Como menggandakan keunggulan menjelang turun minum melalui Nico Paz yang melepaskan tembakan kaki kiri akurat ke pojok gawang.

Meski tertinggal dua gol, Inter tak kehilangan semangat. Marcus Thuram sukses memperkecil skor sebelum jeda setelah memaksimalkan umpan matang dari Nicolò Barella.

Babak Kedua Como vs Inter

Memasuki paruh kedua, permainan Inter meningkat drastis. Baru beberapa menit babak kedua berjalan, Thuram kembali mencetak gol usai menerima umpan presisi Barella, membuat skor kembali imbang 2-2.

Kepercayaan diri Inter pun semakin meningkat. Pada menit ke-58, Denzel Dumfries membawa Nerazzurri berbalik unggul lewat sundulan keras menyambut eksekusi bola mati dari Hakan Çalhanoğlu.

Como berusaha merespons dan sempat menciptakan sejumlah peluang berbahaya, tetapi performa gemilang Sommer di bawah mistar membuat peluang tersebut gagal berbuah gol. Inter justru memperlebar jarak lewat gol kedua Dumfries yang memanfaatkan kemelut di depan gawang.

Tim tuan rumah hanya mampu menipiskan skor melalui eksekusi penalti Lucas Da Cunha di penghujung laga setelah pelanggaran terhadap Paz. Namun, gol itu tak cukup untuk menghindarkan Como dari kekalahan.

Statistik Como vs Inter

Goals: 3-4
Total Shots: 24-7
Shots on Target: 8-5
Posession: 60%-40%
Fouls: 12-17
Offsides: 2-4

Susunan Pemain Como vs Inter

Como: Jean Butez; Ignace van der Brempt, Diego Carlos, Marc-Oliver Kempf, Alex Valle; Sergi Roberto, Maximo Perrone; Assane Diao, Nico Paz, Martin Baturina; Tasos Douvikas.

Pelatih: Cesc Fabregas.

Inter: Yann Sommer; Manuel Akanji, Francesco Acerbi, Alessandro Bastoni; Denzel Dumfries, Nicolo Barella, Hakan Calhanoglu, Piotr Zielinski, Federico Dimarco; Francesco Pio Esposito, Marcus Thuram.

Pelatih: Cristian Chivu.

Tags: , , ,

Prediksi Liverpool vs PSG 15 April 2026

April 13th, 2026 by PBN-daunhoki

Pertandingan Liverpool vs PSG pada leg kedua babak 8 besar/perempat final Liga Champions 2025-2026 akan digelar di Anfield. Pertandingan UEFA Champions League (UCL) ini dijadwalkan kick-off Rabu, 15 April 2026, jam 02.00 WIB, live streaming di Vidio.

Atmosfer Anfield akan menjadi salah sau tumpuan Liverpool setelah kalah 0-2 di Paris. Tim asuhan Arne Slot masih punya peluang, tetapi margin dua gol menuntut performa hampir sempurna.

Pada leg pertama, pendekatan taktik Slot terbilang konservatif. Formasi 3-5-2 justru membuat Liverpool kesulitan menciptakan peluang, tercermin dari expected goals yang sangat rendah.

PSG tampil lebih efektif lewat ketajaman Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia. Kemenangan 2-0 bahkan terasa belum menggambarkan dominasi mereka sepanjang laga.

Namun, Anfield menyimpan memori comeback bersejarah, termasuk saat menyingkirkan Barcelona pada 2019. Faktor kandang kembali menjadi harapan terbesar The Reds.

Modal positif juga datang dari kemenangan 2-0 atas Fulham di liga domestik. Liverpool kini mencatat empat kemenangan dari lima laga kandang terakhir dengan produktivitas gol tinggi.

Di sisi lain, PSG asuhan Luis Enrique berada dalam momentum konsisten. Mereka meraih lima kemenangan beruntun dan tampil solid, termasuk di laga tandang.

PSG bahkan mendapat keuntungan tambahan berupa waktu istirahat penuh. Jadwal liga mereka ditunda, memberi fokus maksimal untuk mempertahankan keunggulan agregat.

Catatan tandang PSG juga impresif. Mereka memenangi empat laga tandang terakhir dengan tiga clean sheet, menunjukkan keseimbangan lini serang dan pertahanan.

Prediksi Starting XI Liverpool vs PSG

Liverpool kehilangan beberapa pemain penting jelang laga ini. Curtis Jones hampir pasti absen karena cedera, menyusul nama-nama seperti Alisson Becker dan Wataru Endo.

Slot kemungkinan kembali ke formasi lebih ofensif. Mohamed Salah berpeluang kembali ke starting XI, sementara talenta muda Rio Ngumoha bisa mendapat kepercayaan sejak awal.

PSG datang tanpa masalah kebugaran berarti. Bradley Barcola juga berpotensi kembali memperkuat opsi serangan setelah pulih dari cedera.

Lini depan PSG tetap mengandalkan Kvaratskhelia dan Doue, didukung kekuatan lini tengah yang solid. Absennya Fabian Ruiz masih menjadi satu-satunya kekurangan.

Liverpool (4-2-3-1): Mamardashvili; Szoboszlai, Konate, Van Dijk, Kerkez; Gravenberch, Mac Allister; Salah, Wirtz, Ngumoha; Ekitike

Pelatih: Arne Slot

PSG (4-3-3): Safonov; Hakimi, Marquinhos, Pacho, Mendes; Zaire-Emery, Vitinha, Neves; Doue, Dembele, Kvaratskhelia

Pelatih: Luis Enrique

Head to Head Liverpool vs PSG

5 pertemuan terakhir

  • 09/04/26 PSG 2-0 Liverpool
  • 12/03/25 Liverpool 0-1 PSG (adu penalti 1-4)
  • 06/03/25 PSG 0-1 Liverpool
  • 29/11/18 PSG 2-1 Liverpool
  • 19/09/18 Liverpool 3-2 PSG

5 pertandingan terakhir Liverpool

  • 11/04/26 Liverpool 2-0 Fulham
  • 09/04/26 PSG 2-0 Liverpool
  • 04/04/26 Manchester City 4-0 Liverpool
  • 21/03/26 Brighton 2-1 Liverpool
  • 19/03/26 Liverpool 4-0 Galatasaray

5 pertandingan terakhir PSG

  • 09/04/26 PSG 2-0 Liverpool
  • 04/04/26 PSG 3-1 Toulouse
  • 22/03/26 Nice 0-4 PSG
  • 18/03/26 Chelsea 0-3 PSG
  • 12/03/26 PSG 5-2 Chelsea

Prediksi Skor Liverpool vs PSG

Liverpool diprediksi tampil agresif sejak menit awal. Dukungan publik Anfield dan kebutuhan mengejar defisit akan mendorong mereka mengambil risiko lebih besar.

Namun, PSG punya kualitas untuk menghukum celah yang muncul. Efektivitas serangan balik bisa menjadi kunci bagi tim tamu.

Secara historis, Liverpool jarang mampu membalikkan defisit dua gol di kompetisi Eropa. Sementara itu, PSG cukup konsisten menjaga keunggulan dalam situasi seperti ini.

Prediksi skor akhir: Liverpool 4-2 PSG

Tags: , , , , ,

Leeds United Lagi On Fire, Tapi MU yang Bakal Menang!

April 13th, 2026 by PBN-daunhoki

Pakar sepak bola Inggris, Chris Sutton memberikan prediksinya seputar laga Manchester United vs Leeds United pada dini hari nanti. Ia menilai Setan Merah bakal keluar sebagai pemenang di laga ini.

Manchester United akan menggelar pertandingan pekan ke-32 Premier League 2025/2026. Setan Merah akan menjamu Leeds United pada hari Selasa (14/4/2026) dini hari nanti.

Leeds United datang ke Old Trafford dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka baru saja memastikan diri lolos ke semifinal FA Cup 2025/2026 setelah mengalahkan West Ham di pekan lalu.

Sutton menilai The Whites mengunjungi markas Setan Merah dengan kepercayaan diri yang tinggi. Namun ia tidak yakin pasukan Daniel Farke bisa menang di laga ini.

Simak analisis Sutton di bawah ini.

Skuad Pincang

Dalam kolomnya di BBC Sports, Sutton menilai bahwa Leeds United berpotensi menjadi ancaman nyata bagi Manchester United di Old Trafford nanti.

Namun ia menilai performa tim tamu bakal terganggu di laga ini, karena ada sejumlah pemain mereka yang mengalami cedera sehingga mereka tidak bisa memberikan performa terbaik mereka di laga ini.

“Saya menyukai apa yang dikerjakan Daniel Farke di Leeds United dan saya sangat senang melihat mereka akan bermain lagi di Wembley untuk semifinal FA Cup. Namun saya khawatir karena beberapa pemain mereka mengalami cedera ketika mereka menang melawan West Ham,” tulis Sutton.

MU Bakal Menang

Di sisi lain, Sutton menyebut bahwa Manchester United berada dalam kondisi yang lebih prima ketimbang sang tamu. Alhasil ia yakin Setan Merah bakal keluar sebagai pemenang di laga ini.

“Michael Carrick benar-benar telah mengubah Manchester United dan anda bisa lihat bahwa mereka sudah sedikit lagi akan bermain di Liga Champions pada musim depan,” sambung Sutton.

“Saya rasa tidak ada tim yang bisa mengalahkan mereka di Old Trafford saat ini, jadi saya memprediksi tuan rumah akan memenangkan pertandingan ini dengan Bruno Fernandes memainkan peran yang krusial di laga ini. Saya memprediksi United menang 2-1,” pungkasnya.

3 Poin yang Krusial

Bagi Manchester United, kemenangan atas Leeds United sangat krusial bagi kans mereka bermain di Liga Champions musim depan.

Jika mereka memenangkan laga ini, Setan Merah bisa memperlebar jarak dengan Aston Villa yang berada di peringkat keempat menjadi enam poin.

Tags: , , , , ,

Hasil Chelsea vs Man City: Menggila di Babak Kedua, Citizens Bantai The Blues Tanpa Ampun

April 13th, 2026 by PBN-daunhoki

Penampilan luar biasa selepas jeda membawa Manchester City mengamankan kemenangan penting 3-0 atas Chelsea dalam lanjutan Premier League musim 2025/2026 di Stamford Bridge, Minggu (12/4/2026) malam WIB.

Hasil ini membuat Manchester City mengakhiri tren dua hasil imbang sebelumnya sekaligus memanfaatkan kekalahan Arsenal dari Bournemouth. Kini, City hanya berjarak enam poin dari puncak klasemen dengan satu pertandingan lebih sedikit, dan akan menghadapi Arsenal pada laga berikutnya dalam duel yang berpotensi menentukan perburuan gelar.

Sementara itu, kekalahan ini menjadi pukulan berat bagi Chelsea. Ini merupakan kekalahan ketiga mereka secara beruntun di liga, catatan negatif yang terakhir kali terjadi pada Mei 2023, sekaligus membuat mereka tertinggal empat poin dari Liverpool yang berada di posisi kelima klasemen.

Kemenangan ini bukan hanya menjaga peluang DAUNHOKI The Citizens dalam persaingan gelar, tetapi juga memperpanjang dominasi mereka atas The Blues menjadi 13 laga tanpa kekalahan secara beruntun.

Babak Pertama Chelsea vs Man City

Sejak peluit awal dibunyikan, Manchester City mencoba mengambil inisiatif serangan. Namun, justru Chelsea yang tampil lebih agresif dan menciptakan peluang berbahaya lebih dulu. Kesempatan emas hadir melalui Cole Palmer yang melepaskan tembakan keras, tetapi bola hanya menyisir sisi luar gawang.

Tekanan Chelsea berlanjut lewat aksi Joao Pedro, yang sempat melihat upayanya berubah arah sebelum akhirnya bola masuk ke gawang melalui sentuhan Marc Cucurella. Sayangnya, gol tersebut dianulir karena posisi offside.

Serangan tuan rumah semakin intens. Pedro Neto sempat menunjukkan kemampuan individu yang mengesankan, meski penyelesaiannya masih bisa diamankan oleh Gianluigi Donnarumma. Di sisi lain, kiper Chelsea Robert Sanchez baru mendapatkan ujian serius pada menit ke-34 saat berhasil menepis peluang dari Bernardo Silva.

Babak Kedua Chelsea vs Man City

Memasuki paruh kedua, Manchester City tampil jauh lebih agresif. Setelah peluang Erling Haaland sempat digagalkan lini pertahanan, keunggulan akhirnya lahir pada menit ke-51. Umpan silang terukur dari Rayan Cherki berhasil disundul dengan sempurna oleh Nico O’Reilly untuk membuka keunggulan.

Momentum tersebut langsung dimanfaatkan City untuk menambah gol. Cherki kembali berperan penting dengan umpan matang yang diselesaikan secara klinis oleh Marc Guehi. Gol ini semakin menegaskan dominasi penuh tim tamu di babak kedua.

Kesalahan fatal kemudian dilakukan oleh Moisés Caicedo yang kehilangan bola di area berbahaya. Jeremy Doku tanpa ampun memaksimalkan situasi tersebut menjadi gol ketiga, sekaligus memastikan kemenangan City. Gol ini bahkan disambut nyanyian ejekan dari pendukung tim tamu.

Di sisa pertandingan, Chelsea tidak mampu memberikan respons berarti. Sundulan Marc Cucurella masih bisa digagalkan oleh Donnarumma, sementara peluang lainnya gagal dikonversi menjadi gol.

Statistik Chelsea vs Man City

Goals: 0-3
Total Shots: 12-18
Shots on Target: 3-8
Posession: 36%-64%
Fouls: 10-14
Offsides: 6-0

Susunan Pemain Chelsea vs Man City

Chelsea: Robert Sanchez; Malo Gusto, Wesley Fofana, Jorrel Hato, Marc Cucurella; Moises Caicedo, Andrey Santos; Estevao, Cole Palmer, Pedro Neto; Joao Pedro.

Pelatih: Liam Rosenior.

Man City: Gianluigi Donnarumma; Matheus Nunes, Abdukodir Khusanov, Marc Guehi, Nico O’Reilly; Bernardo Silva, Rodri; Antoine Semenyo, Rayan Cherki, Jeremy Doku; Erling Haaland.

Pelatih: Pep Guardiola.



Tags: , , ,