Terbongkar! Eliano Reijnders Sempat Ingin Diboyong Bali United oleh Mantan Pelatihnya di Belanda Sebelum Bergabung dengan Persib

April 14th, 2026 by PBN-daunhoki

Pelatih Bali United, Johnny Jansen mengaku pernah mencoba membawa Eliano Reijnders ke Pulau Dewata. Namun saudara laki-laki Tijjani Reijnders itu memilih bergabung dengan Persib Bandung.

Jansen menyampaikannya usai Bali United kalah 2-3 dari Persib. Partai pekan ke-27 BRI Super League 2025/26 itu diadakan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Minggu (12/4).

Jansen mengatakan bahwa Eliano sebelumnya berada dalam situasi yang tidak selalu mendapatkan kesempatan bermain secara konsisten saat masih di Belanda. Ia menyebut kondisi tersebut menjadi bagian dari perjalanan karier pemain berusia 25 tahun itu.

“Pertama-tama, Eliano yang membuat keputusan untuk bermain di sini. Saat di Belanda, ia kadang bermain, kadang juga berada di bangku cadangan,” ujar Jansen kepada wartawan.

Puas dengan Eliano Reijnders

Jansen juga mengungkapkan bahwa dirinya cukup puas dengan kontribusi Eliano ketika masih bekerja sama. Ia menilai pemain serbabisa itu mendapatkan cukup banyak kesempatan tampil selama periode tersebut.

“Selama tiga tahun saya di sana, saya rasa Eliano bermain dalam banyak pertandingan. Saya sangat senang dengan dirinya,” kata Jansen.

Jansen menyatakan bahwa dirinya sempat memiliki keinginan untuk membawa Eliano ke Bali United. Namun, rencana tersebut tidak terwujud karena Eliano memilih bergabung dengan Persib.

“Saya ingin membawanya ke Bali United, tetapi dia membuat keputusan untuk pergi ke Persib,” ucapnya.

Langkah yang Tepat

Jansen menilai keputusan tersebut sebagai langkah yang tepat dalam karier Eliano. Ia menyebut kepindahan itu sebagai bagian dari pengalaman baru bagi Eliano.

“Ya, saya pikir dia membuat pilihan yang bagus karena ini adalah petualangan baru,” tuturnya.

“Dia belajar dari hal itu. Memang, dia bisa saja bermain di level yang lebih tinggi di Belanda, tetapi saya pikir dia membuat pilihan yang tepat,” imbuhnya.

Jansen dan Eliano sebelumnya pernah bekerja sama di PEC Zwolle. Dalam periode tersebut, Eliano tercatat tampil sebanyak 54 kali di bawah arahan Jansen.

Tags: , , , ,

Jadwal Perempat Final Liga Champions: Menunggu Comeback-Comeback Ajaib?

April 14th, 2026 by PBN-daunhoki

Perempat final Liga Champions musim ini memasuki titik paling krusial. Seluruh laga leg pertama menghasilkan pemenang, membuat empat duel tersisa berada dalam situasi terbuka jelang leg kedua.

Beberapa tim kini berada di ambang eliminasi dan dipaksa mengejar defisit, sementara yang lain harus menjaga keunggulan tipis di tengah tekanan besar. Sejarah, momentum, dan mentalitas diprediksi akan menjadi faktor penentu.

Liverpool dan Barcelona menghadapi tantangan terbesar untuk membalikkan situasi, sementara Arsenal dan Bayern Munchen juga tidak sepenuhnya aman meski situasinya berbeda. Pekan ini akan menentukan siapa yang melangkah ke semifinal.

Liverpool vs PSG: Mencari Keajaiban Eropa Lainnya

Liverpool menghadapi tugas berat saat menjamu PSG di leg kedua. Kekalahan 0-2 di Paris membuat tim asuhan Arne Slot harus membalikkan keadaan jika ingin bertahan di kompetisi ini.

Penampilan di leg pertama menunjukkan masalah serius. Liverpool kesulitan menciptakan peluang bersih, dan itu menjadi pekerjaan rumah besar menjelang duel penentuan.

Secara historis, situasi ini tidak berpihak pada mereka. Liverpool kalah dalam sembilan dari 10 kesempatan sebelumnya ketika tertinggal dua gol di leg pertama kompetisi Eropa.

Namun, sejarah juga menyimpan secercah harapan. Mereka pernah menciptakan comeback ikonik saat membalikkan defisit tiga gol melawan Barcelona pada 2019, menang 4-0 di Anfield dan lolos dengan agregat 4-3.

Di sisi lain, PSG juga bukan tanpa trauma. Klub asal Prancis itu pernah kehilangan keunggulan 4-0 melawan Barcelona pada 2017 dan tersingkir secara dramatis.

Kemenangan 2-0 atas Fulham di liga domestik setidaknya mengakhiri tren negatif Liverpool. Namun, pertanyaannya adalah apakah itu cukup untuk memicu malam magis lain di Eropa.

Arsenal vs Sporting: Performa Domestik Jadi Ancaman

Arsenal membawa keunggulan tipis ke leg kedua setelah gol telat Kai Havertz di Portugal. Hasil itu memperpanjang catatan impresif mereka di Liga Champions musim ini.

Tim asuhan Mikel Arteta telah memenangkan 10 dari 11 pertandingan di kompetisi ini, menunjukkan konsistensi yang kontras dengan performa domestik mereka.

Rekor pertemuan juga mendukung Arsenal. Mereka tidak terkalahkan dalam enam pertemuan melawan Sporting dalam waktu normal.

Meski begitu, masalah muncul dari performa terbaru. Arsenal kalah tiga kali dalam empat pertandingan terakhir di semua kompetisi, termasuk kekalahan dari Bournemouth di Emirates.

Hasil tersebut tidak hanya merusak peluang juara domestik, tetapi juga memunculkan keraguan soal kemampuan mereka menghadapi tekanan. Sporting bisa memanfaatkan situasi ini, terutama setelah melihat celah yang mulai terbuka.

Atletico vs Barcelona: Ujian Sejarah di Metropolitano

Barcelona menghadapi misi paling sulit di antara semua tim. Kekalahan 0-2 di kandang sendiri dari Atletico Madrid membuat mereka harus mengejar defisit di leg kedua.

Situasi semakin rumit karena kartu merah Pau Cubarsi di leg pertama, yang berdampak pada kekuatan lini belakang tim asuhan Hansi Flick.

Secara historis, Barcelona belum pernah membalikkan defisit dua gol setelah kalah di kandang pada fase gugur Liga Champions. Catatan ini menjadi beban tersendiri.

Meski begitu, ada sedikit optimisme dari rekor tandang mereka di Metropolitano. Barcelona memenangkan lima dari enam kunjungan terakhir ke stadion tersebut.

Namun, mereka juga pernah mengalami kekalahan telak 0-4 di venue yang sama dalam kompetisi lain. Itu menjadi pengingat nyata betapa berbahayanya Atletico Madrid saat bermain di kandang.

Bayern vs Madrid: Los Blancos Jadi Underdog

Real Madrid datang ke leg kedua dengan status tidak diunggulkan. Kekalahan 1-2 dari Bayern Munich di Santiago Bernabeu membuat posisi mereka tidak ideal.

Meski begitu, sejarah Liga Champions mengajarkan bahwa Madrid tidak bisa pernah benar-benar disingkirkan. Banyak keberhasilan mereka datang saat tidak difavoritkan.

Catatan tandang juga memberi harapan. Madrid memenangkan tiga dari empat kunjungan terakhir ke Allianz Arena, sebuah statistik yang bisa meningkatkan kepercayaan diri.

Meski begitu, tantangan kali ini berbeda. Bayern Munich tampil sebagai salah satu tim paling solid di Eropa musim ini dan menunjukkan kualitasnya di leg pertama.

Pertanyaannya kini bukan hanya soal sejarah atau mentalitas, tetapi apakah Real Madrid mampu menahan laju tim yang sedang berada di puncak performa.

Jadwal Liga Champions

Perempat Final Leg 2

Rabu, 15 April 2026

02.00 WIB Atletico madrid vs Barcelona
02.00 WIB Liverpool vs PSG

Kamis, 16 April 2026

02.00 WIB Bayern Munchen vs Real Madrid
02.00 WIB Arsenal vs Sporting

Tags: , , , ,

Prediksi Liverpool vs PSG 15 April 2026

April 13th, 2026 by PBN-daunhoki

Pertandingan Liverpool vs PSG pada leg kedua babak 8 besar/perempat final Liga Champions 2025-2026 akan digelar di Anfield. Pertandingan UEFA Champions League (UCL) ini dijadwalkan kick-off Rabu, 15 April 2026, jam 02.00 WIB, live streaming di Vidio.

Atmosfer Anfield akan menjadi salah sau tumpuan Liverpool setelah kalah 0-2 di Paris. Tim asuhan Arne Slot masih punya peluang, tetapi margin dua gol menuntut performa hampir sempurna.

Pada leg pertama, pendekatan taktik Slot terbilang konservatif. Formasi 3-5-2 justru membuat Liverpool kesulitan menciptakan peluang, tercermin dari expected goals yang sangat rendah.

PSG tampil lebih efektif lewat ketajaman Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia. Kemenangan 2-0 bahkan terasa belum menggambarkan dominasi mereka sepanjang laga.

Namun, Anfield menyimpan memori comeback bersejarah, termasuk saat menyingkirkan Barcelona pada 2019. Faktor kandang kembali menjadi harapan terbesar The Reds.

Modal positif juga datang dari kemenangan 2-0 atas Fulham di liga domestik. Liverpool kini mencatat empat kemenangan dari lima laga kandang terakhir dengan produktivitas gol tinggi.

Di sisi lain, PSG asuhan Luis Enrique berada dalam momentum konsisten. Mereka meraih lima kemenangan beruntun dan tampil solid, termasuk di laga tandang.

PSG bahkan mendapat keuntungan tambahan berupa waktu istirahat penuh. Jadwal liga mereka ditunda, memberi fokus maksimal untuk mempertahankan keunggulan agregat.

Catatan tandang PSG juga impresif. Mereka memenangi empat laga tandang terakhir dengan tiga clean sheet, menunjukkan keseimbangan lini serang dan pertahanan.

Prediksi Starting XI Liverpool vs PSG

Liverpool kehilangan beberapa pemain penting jelang laga ini. Curtis Jones hampir pasti absen karena cedera, menyusul nama-nama seperti Alisson Becker dan Wataru Endo.

Slot kemungkinan kembali ke formasi lebih ofensif. Mohamed Salah berpeluang kembali ke starting XI, sementara talenta muda Rio Ngumoha bisa mendapat kepercayaan sejak awal.

PSG datang tanpa masalah kebugaran berarti. Bradley Barcola juga berpotensi kembali memperkuat opsi serangan setelah pulih dari cedera.

Lini depan PSG tetap mengandalkan Kvaratskhelia dan Doue, didukung kekuatan lini tengah yang solid. Absennya Fabian Ruiz masih menjadi satu-satunya kekurangan.

Liverpool (4-2-3-1): Mamardashvili; Szoboszlai, Konate, Van Dijk, Kerkez; Gravenberch, Mac Allister; Salah, Wirtz, Ngumoha; Ekitike

Pelatih: Arne Slot

PSG (4-3-3): Safonov; Hakimi, Marquinhos, Pacho, Mendes; Zaire-Emery, Vitinha, Neves; Doue, Dembele, Kvaratskhelia

Pelatih: Luis Enrique

Head to Head Liverpool vs PSG

5 pertemuan terakhir

  • 09/04/26 PSG 2-0 Liverpool
  • 12/03/25 Liverpool 0-1 PSG (adu penalti 1-4)
  • 06/03/25 PSG 0-1 Liverpool
  • 29/11/18 PSG 2-1 Liverpool
  • 19/09/18 Liverpool 3-2 PSG

5 pertandingan terakhir Liverpool

  • 11/04/26 Liverpool 2-0 Fulham
  • 09/04/26 PSG 2-0 Liverpool
  • 04/04/26 Manchester City 4-0 Liverpool
  • 21/03/26 Brighton 2-1 Liverpool
  • 19/03/26 Liverpool 4-0 Galatasaray

5 pertandingan terakhir PSG

  • 09/04/26 PSG 2-0 Liverpool
  • 04/04/26 PSG 3-1 Toulouse
  • 22/03/26 Nice 0-4 PSG
  • 18/03/26 Chelsea 0-3 PSG
  • 12/03/26 PSG 5-2 Chelsea

Prediksi Skor Liverpool vs PSG

Liverpool diprediksi tampil agresif sejak menit awal. Dukungan publik Anfield dan kebutuhan mengejar defisit akan mendorong mereka mengambil risiko lebih besar.

Namun, PSG punya kualitas untuk menghukum celah yang muncul. Efektivitas serangan balik bisa menjadi kunci bagi tim tamu.

Secara historis, Liverpool jarang mampu membalikkan defisit dua gol di kompetisi Eropa. Sementara itu, PSG cukup konsisten menjaga keunggulan dalam situasi seperti ini.

Prediksi skor akhir: Liverpool 4-2 PSG

Tags: , , , , ,

Leeds United Lagi On Fire, Tapi MU yang Bakal Menang!

April 13th, 2026 by PBN-daunhoki

Pakar sepak bola Inggris, Chris Sutton memberikan prediksinya seputar laga Manchester United vs Leeds United pada dini hari nanti. Ia menilai Setan Merah bakal keluar sebagai pemenang di laga ini.

Manchester United akan menggelar pertandingan pekan ke-32 Premier League 2025/2026. Setan Merah akan menjamu Leeds United pada hari Selasa (14/4/2026) dini hari nanti.

Leeds United datang ke Old Trafford dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka baru saja memastikan diri lolos ke semifinal FA Cup 2025/2026 setelah mengalahkan West Ham di pekan lalu.

Sutton menilai The Whites mengunjungi markas Setan Merah dengan kepercayaan diri yang tinggi. Namun ia tidak yakin pasukan Daniel Farke bisa menang di laga ini.

Simak analisis Sutton di bawah ini.

Skuad Pincang

Dalam kolomnya di BBC Sports, Sutton menilai bahwa Leeds United berpotensi menjadi ancaman nyata bagi Manchester United di Old Trafford nanti.

Namun ia menilai performa tim tamu bakal terganggu di laga ini, karena ada sejumlah pemain mereka yang mengalami cedera sehingga mereka tidak bisa memberikan performa terbaik mereka di laga ini.

“Saya menyukai apa yang dikerjakan Daniel Farke di Leeds United dan saya sangat senang melihat mereka akan bermain lagi di Wembley untuk semifinal FA Cup. Namun saya khawatir karena beberapa pemain mereka mengalami cedera ketika mereka menang melawan West Ham,” tulis Sutton.

MU Bakal Menang

Di sisi lain, Sutton menyebut bahwa Manchester United berada dalam kondisi yang lebih prima ketimbang sang tamu. Alhasil ia yakin Setan Merah bakal keluar sebagai pemenang di laga ini.

“Michael Carrick benar-benar telah mengubah Manchester United dan anda bisa lihat bahwa mereka sudah sedikit lagi akan bermain di Liga Champions pada musim depan,” sambung Sutton.

“Saya rasa tidak ada tim yang bisa mengalahkan mereka di Old Trafford saat ini, jadi saya memprediksi tuan rumah akan memenangkan pertandingan ini dengan Bruno Fernandes memainkan peran yang krusial di laga ini. Saya memprediksi United menang 2-1,” pungkasnya.

3 Poin yang Krusial

Bagi Manchester United, kemenangan atas Leeds United sangat krusial bagi kans mereka bermain di Liga Champions musim depan.

Jika mereka memenangkan laga ini, Setan Merah bisa memperlebar jarak dengan Aston Villa yang berada di peringkat keempat menjadi enam poin.

Tags: , , , , ,

Hasil Milan vs Udinese: Eksperimen Allegri Gagal, Rossoneri Luluh Lantak

April 12th, 2026 by PBN-daunhoki

Pertandingan AC Milan vs Udinese pada pekan ke-32 Serie A 2025-2026 tersaji di San Siro, Sabtu (11/4/2026) pukul 23.00 WIB. Rossoneri dibuat luluh lantak. Mereka kalah 0-3.

Tim tamu membuka keunggulan dengan gol bunuh diri Davide Bartesaghi pada menit ke-27. Mereka kemudian menambah dua gol lewat Jurgen Ekkelenkamp pada menit ke-37 dan Arthur Atta pada menit ke-71.

Hasil akhir membuat Milan tertahan di peringkat tiga dengan 63 poin, sementara Udinese nyaman di papan tengah dengan 43 poin. Kekalahan ini juga memperkecil peluang pasukan Massimiliano Allegri dalam perburuan Scudetto dengan enam pekan tersisa.

Eksperimen taktik Allegri

Allegri mencoba perubahan besar dengan beralih dari formasi 3-5-2 ke 4-3-3 dalam laga ini. Rafael Leao dimainkan sebagai penyerang tengah, didukung oleh Christian Pulisic dan Alexis Saelemaekers.

Eksperimen ini tidak berjalan sesuai rencana karena lini depan Milan kehilangan efektivitas. Koordinasi antar pemain terlihat kurang, terutama dalam penyelesaian akhir yang sering terbuang sia-sia.

Babak pertama Milan vs Udinese

Milan sebenarnya sempat mengancam lebih dulu melalui aksi individu Pulisic dan peluang Leao. Namun, penyelesaian akhir yang kurang tajam membuat tuan rumah gagal membuka keunggulan.

Udinese justru tampil lebih efektif dengan serangan balik cepat yang dimotori Nicolo Zaniolo. Skema ini berbuah gol pertama setelah umpan silang Atta berbelok arah akibat Bartesaghi.

Tim tamu kemudian menggandakan keunggulan lewat sundulan Ekkelenkamp di tiang jauh. Milan menutup babak pertama dalam tekanan dan mendapat reaksi negatif dari pendukungnya.

Babak kedua Milan vs Udinese

Memasuki babak kedua, Milan mencoba bangkit dengan sejumlah perubahan termasuk memasukkan Niclas Fullkrug. Tekanan meningkat, tetapi peluang demi peluang masih gagal dikonversi menjadi gol.

Kiper Udinese, Maduka Okoye, tampil solid dengan beberapa penyelamatan penting. Upaya Milan melalui bola mati dan tembakan jarak jauh belum mampu menembus pertahanan lawan.

Udinese kembali menghukum Milan lewat serangan balik cepat yang diselesaikan Atta menjadi gol ketiga. Gol tersebut memastikan kemenangan telak tim tamu sekaligus mempertegas kegagalan pendekatan taktik Allegri.

Kekalahan ini memperlihatkan rapuhnya keseimbangan permainan Milan saat mencoba sistem baru. Dengan kompetisi memasuki fase akhir, tekanan terhadap Allegri semakin besar untuk segera menemukan solusi.

Tags: , , ,

Hasil Arsenal vs Bournemouth: The Gunners Dijegal The Cherries, City Full Senyum

April 12th, 2026 by PBN-daunhoki

Arsenal dipaksa takluk oleh Bournemouth di laga pekan ke-32 Liga Inggris 2025/2026 di Emirates Stadium, Sabtu (11/04/20206) malam WIB.

Duel ini berlangsung dengan ketat. Sebagai tim tamu, Bournemouth mampu memberikan perlawanan sengit kepada Arsenal.

Gol Arsenal dicetak oleh Viktor Gyokeres. Sedangkan gol-gol Bournemouth dihasilkan Eli Junior Kroupi dan Alex Scott.

Hasil ini membuat Arsenal tetap mengemas 61 angka dari 32 laga dan gagal menjauh dari kejaran Manchester City. Sedangkan Bournemouth mengoleksi 45 angka dan naik ke peringkat sembilan klasemen sementara Premier League.

Berikut laporan jalannya pertandingan tersebut Bolaneters daunhoki.

Babak Pertama Arsenal vs Bournemouth

Pertandingan antara Arsenal dan Bournemouth dimulai dengan tempo yang cukup tinggi di Emirates Stadium. Namun hingga menit ke-9, tuan rumah belum mampu menemukan ritme permainan terbaiknya.

Sebaliknya, Bournemouth tampil percaya diri dalam penguasaan bola dan mampu mengontrol jalannya laga. Marcos Senesi menunjukkan kualitasnya dengan melewati tekanan di lini tengah sebelum membangun serangan cepat.

Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-17 untuk tim tamu melalui aksi Kroupi. Bermula dari kerja sama apik di sisi kiri, bola yang sempat mengenai William Saliba justru jatuh ke kaki sang remaja yang langsung menuntaskannya menjadi gol.

Arsenal mencoba merespons cepat dan hampir menyamakan kedudukan tiga menit berselang. Umpan sudut Declan Rice disambut Kai Havertz, tetapi sundulannya masih melambung tipis di atas mistar.

Tekanan Arsenal akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-35 setelah mendapatkan penalti. Viktor Gyokeres sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna dan membuat skor menjadi 1-1 hingga turun minum.

Babak Kedua Arsenal vs Bournemouth

Memasuki babak kedua, Bournemouth kembali menunjukkan dominasi mereka dalam penguasaan bola. Arsenal tampak kesulitan keluar dari tekanan yang terus diberikan oleh tim tamu.

Kesalahan hampir dilakukan oleh David Raya pada menit ke-56 saat salah kontrol di area sendiri. Beruntung bagi Arsenal, Evanilson gagal memanfaatkan situasi tersebut menjadi gol.

Arsenal sempat mencetak gol melalui Gyokeres pada menit ke-65, tetapi dianulir karena offside. Keputusan wasit tersebut tidak banyak diprotes karena posisi sang striker memang sudah berada di belakang garis pertahanan.

Pertandingan berjalan semakin terbuka dengan kedua tim saling menciptakan peluang berbahaya. Salah satunya datang dari tembakan keras Rice yang masih mampu ditepis gemilang oleh Petrovic.

Bournemouth akhirnya kembali unggul pada menit ke-74 melalui gol Alex Scott. Memanfaatkan umpan Evanilson, ia dengan tenang menaklukkan Raya dan mengubah skor menjadi 2-1.

Di sisa waktu pertandingan, Arsenal terus menekan demi mencari gol penyama kedudukan. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 2-1 untuk kemenangan Bournemouth.

Statistik Arsenal vs Bournemouth

  • Penguasaan bola: Arsenal 53% – 47% Bournemouth
  • Expected Goals (xG): Arsenal 2,41 – 1,20 Bournemouth
  • Total tembakan: Arsenal 15 – 8 Bournemouth
  • Tembakan tepat sasaran: Arsenal 3 – 3 Bournemouth
  • Peluang besar: Arsenal 4 – 2 Bournemouth
  • Peluang besar terbuang: Arsenal 3 – 0 Bournemouth
  • Umpan akurat: Arsenal 313 (80%) – 288 (79%) Bournemouth
  • Pelanggaran: Arsenal 12 – 18 Bournemouth
  • Tendangan sudut: Arsenal 10 – 1 Bournemouth

Susunan Pemain Arsenal vs Bournemouth

Arsenal (4-2-3-1): David Raya; Ben White, William Saliba, Gabriel, Myles Lewis-Skelly; Martin Zubimendi, Declan Rice; Noni Madueke, Kai Havertz, Gabriel Martinelli; Viktor Gyokeres.

Pelatih: Mikel Arteta

Bournemouth (4-2-3-1): Djordje Petrovic; Alex Jimenez, James Hill, Marcos Senesi, Adrien Truffert; Ryan Christie, Alex Scott; Rayan, Marcus Tavernier, Junior Kroupi; Evanilson.

Pelatih: Andoni Iraola

Tags: , , ,